belajar menulis, memaknai, menyemangati dan memahami…apapun

20 December 2009

Alasannya!!

Filed under: kontroversial, iseng


Berikut ini kemungkinan-kemungkinan atau kalau dalam bahasa ilmiah disebut hipotesa *sok ilmiah, dari fenomena tempat duduk laki-laki. Yang belum baca, baca dulu ya di sini.

 

Hipotesanya adalah :

  1. Teman-teman putra senang olahraga, jadi dia mengambil jarak yang jauh dari pintu untuk menuju ke tempat duduk. Sekalian jalan-jalan *ra mutu
  2. Teman-teman putra datang kuliahnya sering telat :p , jadi tidak bisa memilih posisi duduk. Posisi yang kosong adalah yang jauh dari pintu atau…
  3. Teman-teman putra datang kuliahnya lebih awal *kayae ga mungkin Sun. Jadi mereka berfikir ah duduk di tempat yang jauh saja, masih awal. Soalnya yang dekat pintu masuk untuk yang telat supaya cepat dapat tempat duduk, biar tidak ketahuan dosen :)
  4. Teman-teman putri senang duduk di sebelah yang dekat pintu, jadi yang putra kebagian di sebelah yang jauh dari pintu.
  5. Para mahasiswa biologi terbiasa dengan satuan terpisah, kayak pramuka. Terus apa hubungannnya dengan ember? Lihat no 4
  6. Anak-anak biologi sebagian besar putri, putranya sedikit. Nah sebelah dekat pintu, sudah diisi oleh teman-teman putri. Jadi teman-teman putra tidak mungkin kan, ambil posisi juga di sebelah sana. Jadi mereka ambil bagian di tempat lain, jauh dari pintu.

 

Oe oe Sun, jika ada teman putra yang tetep saja duduk gerombolan putri, bagaimana tuh? Hahahaha….. no komen juga kalau ini *you knowlah emoticon

 

 

**Gambar diambil dari sini 

15 December 2009

Duduknya Laki-laki!!!

Yuk iseng-iseng ngomongin posisi duduk laki-laki alias kaum adam alias kaum putra.

 

 

Di Fakultas Biologi UGM, saya perhatikan teman-teman putra mengambil tempat duduk dengan pola tertentu pas waktu kuliah. Kita lihat…. *so’soan*

Di ruang empat yang membujur selatan utara, mahasiswa putra kebanyakan duduk di sebelah barat.

Di ruang lima yang membujur selatan utara, mahasiswa putra juga kebanyakan mengambil posisi duduk di sebelah barat.

Di ruang satu yang membujur barat timur, teman-teman putra mengambil tempat duduk di sebelah selatan.

Di ruang tiga yang membujur barat timur, bersebelahan dengan ruang satu, ternyata mereka mengambil tempat duduk di sebelah utara.

Di ruang dua, maaf tidak tahu….baru tiga kali duduk di ruangan itu. :D

Di ruang biodas atas timur, yang membujur timur barat, kebanyakan duduk di sebelah utara.

Melihat polanya? Jangan lihat dari posisi membujurnya tapi lihat dari posisi pintu masuknya. Ya, dari pengamatan menganggur saya hehehe, teman-teman putra cenderung mengambil posisi duduk di sebelah yang menjauhi pintu masuk. Baca lagi analisis saya *haiah, di atas. Kenapa ya? Baca kemungkinan alasannya di sini. :)

Melihat kejanggalan? Ya, harusnya Anda melihatnya. Di ruang kuliah biodas atas timur, pintu masuk tepat di tengah, dan mahasiwa putra kebanyakan duduk di sebelah utara? Kenapa? Hehehe….ketika memperbincangkan ini dengan seorang teman biologi, dia bilang :

            “Oh polanya tetap Sun, menjauhi pintu, kan di sebelah selatan ruangan biodas atas barat, ada pintu ke kamar kecil, nah teman-teman putra menjauhi itu”

            “Hahaha…..bener juga”

 

**Gambar diambil dari sini

12 December 2009

Semester Akhir!!!

Filed under: kontroversial, renungan

Suatu waktu……

 

 

“Sun kapan yo kita-kita ini lulus, udah semester sembilan nieh”…..*pertanyaan SARIP nieh

“Ah santai lah, mlebune wae angel kok meh metu cepet”…..*alesane uong sing ra lulus-lulus emoticon

“Lah tapi dewe ki wes semester sembilan, wes tuo Cah, kanca-kancane dewe ae lulus empat tahun”

“Ah kalau di Biologi lulus empat tahun itu prematur”

Hahaha…..no sara or sarip. Cuma penyegaran, daripada stress skripsi, ditanyai kapan luluse, mending ngeblog. Wayooo!!!!

Lulus Cah lulus ben gek ra(bi)mpung

 

**Gambar diambil dari sini 

SARIP!!!

Filed under: kontroversial

Anda mahasiswa?

Pernah mendengar kata SARIP? Atau kepanjangannya?

Jika tidak mari saya beritahu…. *soksokan

Jadi, dulu kala, pada suatu hari di jaman majapahit hahaha….ga ding emoticon

Dalam masyarakat kita, bangsa Indonesia, adalah tabu untuk membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah SARA (suku agama ras dan antar golongan) karena dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Iya kan, kita pasti sering dengar, wah ini masalah SARA nih. Atau semacam peringatan, awas pertanyaan jangan SARA. Pertanyaan SARA misalnya apakah Anda ganteng? *jiah

Nah kalau dalam kehidupan mahasiswa, adalah tabu untuk memperbincangkan, mempertanyakan, dan menyinggung segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah SARIP!!!

Apa itu SARIP?

SARIP adalah…..

Skripsi….

Angkatan…

Ras!!!

IP!!!

*tidak perlu ditanggapi dengan serius…. :)

1 December 2009

FD!!!

Filed under: iseng

Hari Selasa sore kemarin, iseng-iseng berburu flesdis *jiah kayak gini iseng. Perburuan pertama, Alnect Janti. Dari arah Gedongkuning, ternyata harus balik arah yo *ya ialah…

        “Mbak, mus *mouse, paling murah brapaan ya?” to the point bro..

        “40rb Mas, yang ini” kata Mbaknya sambil menunjukkan mus yang dimaksud

Hegh, mahal ternyata. Lalu mata menelusuri etalase. Hah, itu ada mus, Sturdy, kalau ga salah dulu hargane di bawah 30rb. Ah masak Mbaknya bohong, kalau paling murah 40rb.

        “Mbak kalau yang Sturdy, brapaan?”

        “Oh ini PS/2 Mas, butuh yang usb kan?”

Yah, pantesan. PS/2 ternyata, yang usb paling murah berarti emang itu, 40rb. Mbake ga boong.

        “Kalau fles 2gb paling murah brapaan Mbak” *biasa, pertanyaane uong ra duwe duit ki, langsung, yang paling murah.

        “Yang 2gb 80rb Mas. Coba yang 4gb, Adata aja Mas, harga promo, 90rb”

Wew, prasaan dulu aku beli 2gb cuma 65rb, kok sekarang naik. Empat giga 90rb, mending tuh. Tapi karena merasa butuhnya cuma 2gb, rada ragu.

        “Waduh, butuhnya yang 2 gb, kalau 4 gb kegedean, mau diisi apa? Becak?” *mencoba humoris, tapi kayae ga lucu :p

       “Kalau 4 gb itu entar kelamaan nunggu scan virusnya, bosen, yang 2 gb aja udah kelamaan. Apalagi pasti akan sering diformat, karena sering kena virus,         kalau 4 gb kelamaan formatnya” *setelah difikir-fikir, emange format itu berapa lama Sun?, kalau scan virus beuuuu lama bener, yes Linux!!!

Setelah berfikir sejenak.

        “Nanti saya ke sini lagi saja deh Mbak, nuwun” *ngeles

        “Ya”

Keluar, tanya petugas parkire, toko komputer terdekat dimana lagi. Dapat, Asa Computer, pas ujung jembatan layang, dan di Babarsari. Asa dulu.

Di sini, cuma dapat mus, 30rb. Yang fles, emang mahal, paling murah 2 gb, 90rb. Yah!!!

Maleme, ke Els, cari fles. Eh ada brosur, wah kenapa ga kepikiran. Ambil brosur, liat2 fles. Masih 80rban, 2gb. Ya udah, cabut. Langsung ke Wara’ Computer, utarane Kehutanan UGM. Mau parkir, ternyata udah ada tulisan di pintunya, 1gb 70rb, 2 gb 80rb, 4 gb 100rban. Wah ga jadi parkir *padahal wes masuk ke barisan parkir :D , keluar, langsung cabut ke Alnect, udah 4 gb aja ga pp. Paling murah di situ kayae.

Ngebut, dan ternyata, sepi. Wacks, wes tutup. Udah jam 8.

Esoknya, langsung ngebut, ke Alnect, ambil brosur, liat-liat. Dan langsung tanya, fles paling murah.

        “Mbak yang Adata 4 gb, harga 90rb, masih ada kan?”

        “94rb Mas, naik. Semuane naik kurang lebih 5rb dari harga di brosur. Adata yang 2gb, juga jadi 85rb”

Wah, kuciwa berat, baru aja kemaren 90rb, selisih satu hari udah naik. Waaaa….

Akhirnya, ya udah, beli jg yang 4gb.

Kayae masih yang termurah juga yo? Mungkin….

Tips : *nggaya ;D

  1. jangan terpaku pada satu toko, berburu lah, mungkin dapat yang lebih murah kan?

  2. ambil brosur, lebih hemat, ga usah tanya-tanya, jika sudah menemukan yang dicari, tinggal konfirm

  3. Ternyata, cari di internet juga bisa, baik googling maupun liat-liat di web toko. Ga repot-repot ke sana ke mari.

  4. Ternyata, harga bisa berubah dengan cepat, ga tau apa patokannya, padahal setauku, rupiah lagi menguat kan?. Siap-siap aja berubah kalau beli di hari lain.