Pesan di Fesbuk!

Saat aku berulang tahun. Banyak teman-teman (putra maupun putri) yang memberi ucapan selamat di fesbuk. Biasalah, artis, jadi banyak yang mengucapkan selamat *halah nggaya. Ucapannya ada yang di dinding (wall) fesbuk ada juga yang lewat kotak masuk. Sebagian besar lewat dinding, artinya bisa dibaca jutaan orang *sok terkenal, beda dengan pesan di kotak masuk, yang hanya kita (yang mengirim dan dikirim) yang tahu.
Keesokan harinya, aku membalas ucapan-ucapan tersebut. Nah, untuk yang putra, aku langsung komentar di bawah ucapannya, artinya bisa dibaca juga oleh orang banyak. Untuk yang putri aku membalasnya via pesan di kotak masuk. Lebih nyaman, pikirku. Karena banyak sekali, biasa art….*cukup Sun….., pekerjaan baru selesai hari berikutnya *lebay.
Di hari lain, aku mendapat respon dari salah satu temanku, putri, via kotak masuk juga. Yang kutulis bukan seluruhnya ya, hanya yang kuanggap menunjang postinganku ini hehehe
“Wah wah Sun, yang ce balesnya via inbox ya. Wah kalau tutup-tutupan begini bisa jadi fitnah lho hehehe bercanda Sun”
Aku terkejut juga membacanya. Iya memang kuakui, yang putri, semua kubalas lewat pesan inbox. Biar tidak nampak ke semua orang.
“Bagaimana kau tahu aku bales via inbox?”klik balas.
Belum dibalas.
Jadi kepikiran. Ya ya, bagaimana nih? Sebenarnya maksudku balas lewat pesan kotak masuk ya agar tidak terjadi fitnah juga, tidak terbaca oleh semua pengguna fesbuk. Tetapi, ya katanya temanku ada benernya juga, terkesan tutup-tutupan begini, fitnah juga.
Perlu belajar lebih banyak lagi Sun, fesbuk adalah tantangannya. Fesbukan boleh, tapi tetep jaga etika.
Bagaimana baiknya Bro?
**Gambar diambil dari sini.




