belajar menulis, memaknai, menyemangati dan memahami…apapun

22 December 2010

Saya Pindaaaaaah!!!!!

SAYA PINDAAAAAH
KE apriliaagusta.blogspot.com

26 August 2010

Target Ramadhan?

Apa target Anda bulan Ramadhan ini? Jika target Anda (masih) puasa sebulan penuh, kebangetan menurut saya. Lah iyalah ini bulan Ramadhan a.k.a. bulan puasa, sudah sewajarnya kan, kalau kita memang harus puasa sebulan penuh?

Kalau Anda masih SD, target puasa sebulan penuh itu bagus, dan wajar. Lah kalau kita? Yang udah gede ini? Ayolah ditambahi targetnya, puasa sebulan penuh, baca Alquran setiap hari, solat lima waktu tepat waktu, silaturahim, baca minimal 5 buku, tarawih setiap hari, dll.

Yang dulunya khatam Al-quran, setahun sekali, ayo di bulan ini dikhatamkan dalam waktu sebulan. Yang dulu tidak pernah baca terjemah Al-quran, sekarang mulai membaca, apa sih artinya ayat-ayat yang setiap hari saya baca dalam solat. Yang dulu subuhnya bolong-bolong, sekarang saatnya subuh rutin di masjid. Yang ga pernah solat tahajud, tahajudlah pas bangun sahur.

Ingat, Ramadhan adalah biasa saja, tanpa target yang luar biasa!!! Wayoooo

6 July 2010

Pesan Neraka!

Dapat cerita bagus di Kaskus, yang diposting oleh kaskuser dengan id seorangayah.

Saya kutip utuh.

Pesankan Satu Tempat Untukku Di Neraka

Pagi Rabu 16 Mei 07 Jam 05.30 Saya menyempatkan diri melihat Untaian Hikmah di Acara ‘Belajar Dari Kisah” di salah satu televise swasta. Acara yang dipandu oleh Ust Boby Heri Wibowo ini menengahkan kisah-kisah yang bisa diambil pelajaran yang terjadi di seputar kita.Tema yang diangkat pada pagi itu
adalah ‘ Pesankan Satu tempat di Neraka Untukku”. Dari judulnya yang begitu ‘berani’ membuat saya serius menyimak penjelasan dari sang ustadz. Berikut kira-kira cerita yang dipaparkan sang ustadz

“Kejadian ini terjadi sekitar jam 10.an malam, di satu tempat di sebuah daerah di Jakarta ada sebuah mobil omprengan sedang menunggu penumpang-penumpang yang hendak menuju rumah sepulang kerja. Di dalam mobil ada seorang bapak yang dari wajahnya menampakkan wajah kesolehan (kita sebut saja bapak tadi dengan si A) ikut menumpang di mobil tersebut.

Wajah-wajah penumpang yang lain menunjukkan keletihan yang sangat setelah seharian bekerja berharap mobil segera melaju tapi masih ada satu bangku kosong tersisa tepat di depan si A. Akhirnya datanglah penumpang terakhir seorang wanita yang datang mengenakan baju yang sangat minim sehingga sebagian aurat dan celana dalamnya ikut kelihatan (Kita sebut saja si B) duduk tepat didepan si A.

Mobil dengan kapasitas yang dipaksakan memaksa penumpang duduk berdesakan. Si A dan Si B duduk tepat berhadap-hadapan. Karena merasa risih dengan pemandangan yang tidak mengenakkan, si A pun dengan niat yang baik menegur Si B tadi. ” Mbak lebih baik lain kali mbak mengenakan baju pantas yang menutup aurat sehingga tidak menimbulkan fitnah dan bisa terjaga dari gangguan setan”. Si B dengan kepenatan sepulang kerja tidak terima dengan teguran Si A tadi dan berkata sambil mengangkat HP yang dmilikinya “Kalau memang apa yang saya lakukan ini salah tolong bilang ke Tuhanmu untuk pesankan satu tempat di Neraka untukku” Mendengar jawaban Si B yang sungguh berani, Si A dan semua penumpang lainnya hanya diam dan istighfar dalam hati.

Mobil pun melaju. Dalam perjalanan yang cukup jauh semua penumpang tertidur dan mereka dibangunkan oleh sopir saat sampai di terminal tujuan sekitar jam 11 malam. Si B yang duduknya persis dekat pintu juga tertidur menghalangi penumpang lainnya yang ingin turun dari mobil. Penumpang yang lain tidak ada yang berani membangunkannya. Si B masih saja tertidur dengan
auratnya yang masih kelihatan.Akhirnya salah seorang penumpang memberanikan diri membangunkan si B tapi apa yang terjadi setelah berkali-kali si B di panggil dan digoncangkan tubuhnya ia tetap diam tak kunjung bangun Akhirnya sadarlah semua penumpang bahwa si B telah meninggal di dalam mobil saat mobil dalam perjalanan tadi.

Semua penumpang gempar karena mereka ingat kira-kira satu jam yang lewat si B berani menantang Tuhan dengan mengatakan pesankan satu tempat di Nereka untuknya kalau memang dia salah. Allahpun mendengar tantangannya dan langsung menjawab tantangannya. Wanita itu pun meninggal dalam keadaan menantang Tuhannya sebelum sempat bertobat”

29 June 2010

Silaturahim yang Benar!

Filed under: titik awal

Mengutip utuh tulisannya Mas Fahmi di sini. Menurut saya bagus, jadi saya posting ulang di sini *padahal ben melu terkenal hahahaha

Bismillah,

Di Indonesia sering kita temui kata silaturahmi sebagai kata yg menggambarkan aktivitas hubungan antar sesama manusia. Aktivitas yg dimaksud adalah aktivitas saling mempererat tali persaudaraan dan kekerabatan. Kata ini kian populer menjelang dan selama bulan Syawal, saat idul Fitri, meski kata ini juga sering digunakann dalam hal2 lainnya.

Sebenarnya bisa dibilang silaturahmi adalah sebuah salah kaprah, karena jika merujuk kepada asal katanya, bahasa Arab, maka kata yg benar adalah SILATURAHIM.

Mari kita tinjau per-kata-nya.

Silaturahmi dan silaturahim, jika merujuk pada bahasa Arab, mempunyai huruf penyusun yg sama. Yang membedakan adalah akhirannya yg otomatis akan mempengaruhi artinya.

Silah itu berarti menyambungkan. Sementara rahmi mempunyai arti rasa nyeri yg timbul (dan diderita sang ibu) pada saat melahirkan. Adapun rahim adalah kasih sayang (ingat: ALLOH SWT mempunyai sifat Ar Rahim, Yang Maha Penyayang).

Dengan demikian, silaturahim = hubungan kasih sayang, sedangkan silaturahmi = penghubung uterus (tali pusar yg menghubungkan ibu dan anak).

Semoga berguna.

2 June 2010

Kaya atau Mampu?

Filed under: titik awal

 

Anda emmm orangtua Anda maksudnya, apakah seorang yang kaya atau seorang yang mampu?




Kan ada tuh, biasanya syarat pengajuan beasiswa, berasal dari kalangan tidak mampu. Nah, kenapa sih tidak ditulis berasal dari kalangan bukan orang kaya? Emang apa bedanya kaya dan mampu? Yuk…ikuti petualangan saya *peppy mode on.




Jadi menurut saya, menurut saya lho, ada beda antara orang kaya dan orang mampu. Apa bedanya Sun? Nah, itu, aku juga gak tahu hohoho… langsung pakai contoh saja, sepertinya akan lebih mudah dipahami.




Seandainya orangtua Anda diminta menyediakan uang sepuluh juta rupiah, apa reaksi orangtua Anda? Jika orang kaya maka : Oke, kapan harus tersedia? Oh hari ini juga, oke, tunggu sebentar.


Jika orang mampu : Berapa? Sepuluh juta? Kapan? Hari ini juga? Wah ga bisa kalau hari ini, bulan depan, insya Allah bisa.




Well, you see?




Jadi semuanya tetap bisa menyediakan uang sepuluh juta, perbedaannya masalah waktu. Orang kaya, bisa menyediakannnya secepat mungkin, ya iyalah dia kaya. Sedangkan orang yang mampu, bisa sih bisa, cuma tidak bisa hari ini juga, istilah jawanya “ga bisa sak dek sak nyet”. Orang yang mampu, bukannya tidak punya uang, hanya butuh waktu untuk mengumpulkannnya, misalnya nyopet dulu *walah ngawur. Orang kaya, uangnya berlebih, bisa kapan saja.




Jadi? Termasuk yang manakah orangtua Anda? Santai saja, keduanya tetap perlu disyukuri, keduanya tetap punya uang kok.




* Bisa diaplikasikan bagi Anda yang sudah berpenghasilan, saya masih mahasiswa jadi statusnya belum bisa, masih golongan nunut urip :)

 

 

 

Gambar diambil dari sini.