
Anda tahu kisah Alter dan Jane? Ya, mereka berdua adalah sepasang kekasih. Kelihatannya tidak ada masalah, tetapi dalam pemberitaan di media, diberitakan bahwa Alter adalah penderita sindrom Klinefelter. Gogling sendiri yo artine hehehe. Jadi kayae kalau gak salah, Alter tuh dulunya wanita terus jadi laki-laki, kemudian menikah dengan seorang perempuan, bercerai dan sekarang mempunyai kekasih Jane. Hmmm mungkin inilah fenomenanya, wanita mempunyai kekasih wanita. Namun jika Anda pernah melihat Alter di teve, secara fisik dia memang seperti laki-laki, jadi dia bersikukuh bahwa dia boleh berpasangan dengan Jane. Media menyebut Alter mempunyai penyakit sindrom Klinefelter tadi.
Nah, pada Senin, tanggal 7 Juni 2010, aku ikut kuliah tamu di Fakultas Biologi. Kuliah tamu ini diprakarsai oleh tim pengampu matakuliah pilihan bidang genetika. Materinya tentang DNA Forensik bro, yang ngisi gak tanggung-tanggung, langsung dari Bidokpol Poldokkes Polri Jakarta!!! Dia dulu lulusan Biologi UGM juga *nggaya On. Nah kata Pak Putut itu -yang ngisi- secara fisik Alter memang seperti pria, tetapi secara genetis dia jelas-jelas wanita. Lalu dia memperlihatkan slide hasil pemeriksaan Polri terhadap Alter.

Nah, katanya lagi, masyarakat harus diberitahu juga, bahwa Alter tidak menderita Klinefelter. Penderita Klinefelter memiliki kromosom kelamin XXY, jika wanita normal kromosom kelaminnya XX, jika pria normal kromosom kelaminnya XY.
Gambar diambil dari sini, berita tentang kuliah tamu tersebut dapat dilihat di sini.




