belajar menulis, memaknai, menyemangati dan memahami…apapun

22 December 2010

Saya Pindaaaaaah!!!!!

SAYA PINDAAAAAH
KE apriliaagusta.blogspot.com

24 June 2010

Kisah Alter-Jane!

Filed under: kontroversial, renungan

Anda tahu kisah Alter dan Jane? Ya, mereka berdua adalah sepasang kekasih. Kelihatannya tidak ada masalah, tetapi dalam pemberitaan di media, diberitakan bahwa Alter adalah penderita sindrom Klinefelter. Gogling sendiri yo artine hehehe. Jadi kayae kalau gak salah, Alter tuh dulunya wanita terus jadi laki-laki, kemudian menikah dengan seorang perempuan, bercerai dan sekarang mempunyai kekasih Jane. Hmmm mungkin inilah fenomenanya, wanita mempunyai kekasih wanita. Namun jika Anda pernah melihat Alter di teve, secara fisik dia memang seperti laki-laki, jadi dia bersikukuh bahwa dia boleh berpasangan dengan Jane. Media menyebut Alter mempunyai penyakit sindrom Klinefelter tadi.

Nah, pada Senin, tanggal 7 Juni 2010, aku ikut kuliah tamu di Fakultas Biologi. Kuliah tamu ini diprakarsai oleh tim pengampu matakuliah pilihan bidang genetika. Materinya tentang DNA Forensik bro, yang ngisi gak tanggung-tanggung, langsung dari Bidokpol Poldokkes Polri Jakarta!!! Dia dulu lulusan Biologi UGM juga *nggaya On. Nah kata Pak Putut itu -yang ngisi- secara fisik Alter memang seperti pria, tetapi secara genetis dia jelas-jelas wanita. Lalu dia memperlihatkan slide hasil pemeriksaan Polri terhadap Alter.


 


Nah, katanya lagi, masyarakat harus diberitahu juga, bahwa Alter tidak menderita Klinefelter. Penderita Klinefelter memiliki kromosom kelamin XXY, jika wanita normal kromosom kelaminnya XX, jika pria normal kromosom kelaminnya XY.






Gambar diambil dari sini, berita tentang kuliah tamu tersebut dapat dilihat di sini.

Betul vs Benar!

Filed under: kontroversial, renungan

Lagi-lagi setelah membaca tulisan Bung Enigma di sinitepatnya ketika membaca komentar, saya jadi ingin menulis.

Pada komentar no 2, seorang pembaca bernama Virya mengatakan :


"betul" dan "benar" terkadang sama artinya. tetapi apakah "kebetulan" dan "kebenaran" itu sama bobotnya?

Ya, kata dasar “betul” sama artinya dengan “benar”, sehingga keduanya dapat saling bersinonim. Tetapi yang unik adalah ketika kedua kata dasar tersebut mendapat imbuhan menjadi “kebetulan” dan “kebenaran”, apakah keduanya sekarang satu makna? -Virya menyebutnya apakah sama bobotnya?.

Kita lihat, jelas berbeda. “kebenaran” masih mengandung makna kata dasarnya “benar” atau “betul”, tetapi kata “kebetulan”?, jelas telah melenceng dari kata dasar “benar” atau “betul”. Padahal kata dasarnya “betul”. Bagaimana penjelasannya? Saya tidak tahu *wes wes niat meh mencerdaskan bangsa ra koe ki Sun.


Satu lagi, masih dari kata dasar “benar” dan “betul”. Jika keduanya mendapat imbuhan menjadi “membenarkan” dan “membetulkan”. Bukankah rasa-rasanya maknanya sudah tidak sama? Ya tidak?

Saya membenarkan pernyataan saudara itu.

Saya membetulkan pernyataan saudara itu.


Terlihat jelas berbeda kan?


Ayo ayo yang punya penjelasan, jelaskan kepadaku dan para pembaca setia *emange ada yang baca blogmu Sun xixixixi

8 June 2010

Pasti ada Solusi!

Filed under: kontroversial, renungan

Nemu gambar bagus disini.

 

Masalah Lulus

 

Teman saya ini, selain punya masalah di sini, juga punya masalah lagi *banyak bener masalahnya Sun, ya iyalah ini hidup Bung… *bletak.

Dia ingin lulus November ini, karena jelas tidak bisa lulus Agustus. Dilemanya, satu matakuliah wajib yaitu Bahasa Inggris dapat D. Dia sebenarnya ingin memperbaikinya, di semester berikutnya ( semester ganjil, September-Januari), tetapi ada dilema.

Jika dia ingin lulus November, berarti di tengah semester ganjil, maka tidak boleh mengambil kuliah lagi di semester ganjil. Konsekuensinya matakuliah Bahasa Inggrisnya tetap D. Jika dia mengambil kuliah, memperbaiki bahasa Inggrisnya, dia tidak bisa lulus November, karena masih kuliah, dan -ini yang bikin sesak- terancam tidak bisa wisuda Februari. Kenapa? Karena yudisium untuk kelulusan Februari diadakan pas dengan Ujian Akhir Semester (UAS) semester ganjil. Dia tidak bisa ikut, karena salah satu syarat yudisium adalah semua nilai sudah keluar. Lah dia baru ujian (bahasa inggrinya), mustahil sudah keluar pas yudisium di hari UAS tersebut. Artinya jika dia mengambil pilihan ini, dia minimal wisuda Mei. Wuuuih…..

Makanya, dia tampaknya merelakan nilai bahasa inggrisnya tetap D, dan berharap semoga bisa wisuda November…..

Berat memang.

                        “Mas, kalau nilai bahasa inggrisnya D itu, sulit dapat pekerjaan gak sih?” tanyanya kepadaku.

Ga tau aku.

 

 

Gambar diambil dari sini.