belajar menulis, memaknai, menyemangati dan memahami…apapun

22 December 2010

Saya Pindaaaaaah!!!!!

SAYA PINDAAAAAH
KE apriliaagusta.blogspot.com

2 August 2010

Lawannya Surga?

Filed under: renungan, cerita-cerita

Cerita dari teman juga, semoga dapat diambil hikmahnya.

“Sun, menurutmu lawannya surga itu apa?

“Neraka” jawabku agak heran

“Lah kalau lawannya ada?”

“Tidak ada” aku mulai penasaran

“Nah menurutmu surga itu ada tidak?”

“Ada lah”

“Nah jika surga ada, maka neraka? Jika lawannya surga adalah neraka, sedangkan lawannya ada adalah tidak ada, maka jika surga ada maka neraka….?”

Hehggg

“Kamu keliru Sun, ada memang lawannya tidak ada, tetapi surga lawannya bukan neraka. Mereka tidak saling berlawanan, surga ada dan neraka ada, tetapi tidak saling berlawanan. Yah kayak Jakarta itu ada, Jogjakarta juga ada. Jakarta bukan lawan dari Jogjakarta, keduanya adalah tujuan, kita tinggal memilih mau ke mana, dan mengusahakannnya”

Wahhh aboot, seep Bro!

Harga Waktu!

Filed under: renungan, cerita-cerita

Cerita dari seorang teman.

Suatu waktu dia menjadi ketua panitia sebuah acara. Karena sibuk mengurus acara yang akan dilaksanakan dia kemudian terlambat 15 menit pada sebuah acara yang lain -tidak ada hubungannya dengan kepanitiaan dia.

Dia kemudian masuk, sambil meminta maaf.

“Maaf saya terlambat, lagi sibuk mengurus suatu acara”

Kemudian dia disuruh menunggu di suatu ruangan, sendiri. Karena dia pikir mungkin dia akan mendapat hukuman, dia pun menunggu di ruangan tersebut. Lama. Dia pun mulai bosan menunggu.

“Ada apa ini, kok lama banget…..”

Sampai suatu waktu salah seorang temannya masuk.

“Kok lama banget, ada apa?”

Temannya lantas berkata.

“Anda terlambat, Anda tahu berapa harga jam Rolex?, lima juta. Itu baru penunjuk waktunya, belum waktunya. Dulu, orang-orang yang datang tepat waktu dihukum oleh orang-orang yang datang terlambat dengan menunggu hingga mereka datang, sekarang gantian, orang-orang yang datang terlambat dihukum menunggu juga oleh orang-orang yang datang tepat waktu”

6 July 2010

Pesan Neraka!

Dapat cerita bagus di Kaskus, yang diposting oleh kaskuser dengan id seorangayah.

Saya kutip utuh.

Pesankan Satu Tempat Untukku Di Neraka

Pagi Rabu 16 Mei 07 Jam 05.30 Saya menyempatkan diri melihat Untaian Hikmah di Acara ‘Belajar Dari Kisah” di salah satu televise swasta. Acara yang dipandu oleh Ust Boby Heri Wibowo ini menengahkan kisah-kisah yang bisa diambil pelajaran yang terjadi di seputar kita.Tema yang diangkat pada pagi itu
adalah ‘ Pesankan Satu tempat di Neraka Untukku”. Dari judulnya yang begitu ‘berani’ membuat saya serius menyimak penjelasan dari sang ustadz. Berikut kira-kira cerita yang dipaparkan sang ustadz

“Kejadian ini terjadi sekitar jam 10.an malam, di satu tempat di sebuah daerah di Jakarta ada sebuah mobil omprengan sedang menunggu penumpang-penumpang yang hendak menuju rumah sepulang kerja. Di dalam mobil ada seorang bapak yang dari wajahnya menampakkan wajah kesolehan (kita sebut saja bapak tadi dengan si A) ikut menumpang di mobil tersebut.

Wajah-wajah penumpang yang lain menunjukkan keletihan yang sangat setelah seharian bekerja berharap mobil segera melaju tapi masih ada satu bangku kosong tersisa tepat di depan si A. Akhirnya datanglah penumpang terakhir seorang wanita yang datang mengenakan baju yang sangat minim sehingga sebagian aurat dan celana dalamnya ikut kelihatan (Kita sebut saja si B) duduk tepat didepan si A.

Mobil dengan kapasitas yang dipaksakan memaksa penumpang duduk berdesakan. Si A dan Si B duduk tepat berhadap-hadapan. Karena merasa risih dengan pemandangan yang tidak mengenakkan, si A pun dengan niat yang baik menegur Si B tadi. ” Mbak lebih baik lain kali mbak mengenakan baju pantas yang menutup aurat sehingga tidak menimbulkan fitnah dan bisa terjaga dari gangguan setan”. Si B dengan kepenatan sepulang kerja tidak terima dengan teguran Si A tadi dan berkata sambil mengangkat HP yang dmilikinya “Kalau memang apa yang saya lakukan ini salah tolong bilang ke Tuhanmu untuk pesankan satu tempat di Neraka untukku” Mendengar jawaban Si B yang sungguh berani, Si A dan semua penumpang lainnya hanya diam dan istighfar dalam hati.

Mobil pun melaju. Dalam perjalanan yang cukup jauh semua penumpang tertidur dan mereka dibangunkan oleh sopir saat sampai di terminal tujuan sekitar jam 11 malam. Si B yang duduknya persis dekat pintu juga tertidur menghalangi penumpang lainnya yang ingin turun dari mobil. Penumpang yang lain tidak ada yang berani membangunkannya. Si B masih saja tertidur dengan
auratnya yang masih kelihatan.Akhirnya salah seorang penumpang memberanikan diri membangunkan si B tapi apa yang terjadi setelah berkali-kali si B di panggil dan digoncangkan tubuhnya ia tetap diam tak kunjung bangun Akhirnya sadarlah semua penumpang bahwa si B telah meninggal di dalam mobil saat mobil dalam perjalanan tadi.

Semua penumpang gempar karena mereka ingat kira-kira satu jam yang lewat si B berani menantang Tuhan dengan mengatakan pesankan satu tempat di Nereka untuknya kalau memang dia salah. Allahpun mendengar tantangannya dan langsung menjawab tantangannya. Wanita itu pun meninggal dalam keadaan menantang Tuhannya sebelum sempat bertobat”

5 July 2010

Transfer Ilmu!

Filed under: renungan

Sambungan dari sini.

Satu lagi, adanya transfer ilmu dari dosen ke mahasiswa bimbingannya. Saya pernah dengar pendapat, kalau di Biologi sini hehehe, ada kesenjangan ilmu antara dosen dan mahasiswa. Dosen-dosennya pintar semua, tetapi tidak ada mahasiswa yang sepintar dosen, mendekatilah. Kalau dosennya 9, mahasiswanya 4, njeglek banget kan?

Kenapa dosen gak transfer ilmunya, yah biar jadi kira-kira 9-7 atau 9-8 lah. Sekalian regenerasi kan? Masak dosen pembimbing skripsinya pintar, eh mahasiswa bimbingannya ga bisa “ngomong”, tidak adakah tranfer ilmu?

Nah jika proyek dosen melibatkan mahasiswa diharapkan ada transfer ilmu. Kenapa? Karena proyek adalah tanggung jawab dosen, bukan mahasiswa. Jadi pasti dosen akan melakukan usaha agar penelitiannya berhasil. Pasti ada transfer ilmu, pengetahuan atau pengalaman ke mahasiswanya, agar penelitian berhasil dengan baik. Ya iyalah, ini juga kredibilas dosennya kan, nanti beliau yang akan mempertanggunjawabkan hasil penelitian tersebut. Saya sudah lihat kok dosen seperti ini. Beliau terus memantau bimbingannya, mengenalkan ke klien-kliennya, mengajak ke lapangan, dan upaya-upaya lain agar penelitian berhasil/berjalan sebagaimana mestinya. Dan itu sangat positif.

Wayo para dosen, ajak mahasiswamu bergabung, biarkan kita merasa bangga mempunyai dosen seperti Anda!!!